Langsung ke konten utama

Postingan

Negeri Membaca

(Karya: Erwin Hartono) Kuayun langkah demi langkah Menapaki negeriku yang terbentang dari sabang hingga merauke Kutancapkan goresan penaku Di setiap langkah itu Untuk mendirikan negeri menulis Kuhujamkan kata-kata lewat aksara Di setiap bait buku itu Untuk mendirikan negeri membaca Negeri literat Walau kata orang Negeriku masih rabun aksara Walau kata orang Negeriku   masih tumpul menulis Walau kata orang Negeriku negeri malas membaca Kini masih ada celah dan kerinduan Menggauli linguistik Hingga menghasilkan aksara demi aksara yang kreatif Di khatulistiwa tanda baca Huruf-huruf itu harus bermakna Di tangan-tangan anak negeri. Pekanbaru, 27 Agustus 2018

Karya Kreativitas Mading Siswa Kelas VIE

(Erwin Hartono) Hasil karya kreativitas mading siswa kelas VIE terlihat sangat rapi susunannya dan menyesuaikan dengan tema HUT RI ke-73. Siswa kelas VIE mampu mencari dan membuat serta menyusun mading sesuai tema.  Dengan penuh semangat para siswa berhasil menyusun mading sebelum tanggal 17 Agustus 2018. Sebagai bentuk kepedulian dan rasa kepahlawanan, para siswa bahu membahu bersama teman-teman sekelasnya mampu menyumbangkan mading bertema HUT RI. ***

Materi: Menceritakan Kembali Cerita Anak

(Erwin Hartono) Para siswa kelas VI SD Kalam Kudus Pekanbaru menyaksikan cerita anak yang ditayangkan, kemudian mereka diminta menentukan dan menjelaskan unsur intrinsik cerita serta membuat sinopsisnya. Terlihat para siswa antusias mengerjakan dan menyelesaikan tugas uji pemandu. Sekitar 20 menit para siswa selesai mengerjakan. Kegiatan ini untuk melatih siswa mendengar dan memiliki kemampuan menyimak dan memahami cerita yang ditayangkan. Para siswa juga bisa mencari makna atau pesan dalam cerita itu dan menerapkannya dalam kehidupannya. Pembelajaran kali ini menggunakan perangkat pembelajaran berupa; pemandu, lembar UP dan proyektor (Infokus) dan bahan-bahan dari media internet. ***

Upacara Memperingati Detik Detik Proklamasi

Kegiatan  upacara memperingati detik-detik Proklamasi, 17 Agustus 2018 di Sekolah Kalam Kudus Pekanbaru yang diikuti unit SD, SMP dan SMA. Kegiatan upacara ini diselenggarakan di tengah-tengah hujan yang sedang mengguyur Kota Pekanbaru dari pagi hingga pukul 09.00 WIB.

Tikus Jadi Bos, Kucing Jadi Pecundang

(Penulis: Erwin Hartono) Selama ini kita melihat dan mendengar kalau tikus itu takut dengan kucing. Memang tidak salah, sebab kucing juga termasuk hewan pemakan daging. Namun sekarang, kalau kita lihat kucing tidak lagi menyukai tikus. Kucing malah takut sama tikus. Ketika lewat di depan kucing, tikus malah mendekat dan kucing malah menjauh. Hal apa yang terjadi? Apakah sekarang tikus-tikus itu sudah beracun? Belum ada penelitian yang menyebut daging tikus beracun. Jangan-jangan nanti yang terjadi tikus memakan kucing. Kisah ini terlihat dalam kehidupan nyata manusia. Kalangan koruptor (tikus) sudah tidak takut lagi dengan KPK/penegak hukum (kucing). Semakin banyak yang ditangkap KPK malah membuat semakin banyak lagi pelaku korupsi (Koruptor). Hampir di setiap "lembaga" bisa kita jumpai para koruptor ini. Nyaris tidak ada lagi lembaga yang bebas dari korupsi. Bahkan sebagai penegak agama dan nilai-nilai, lembaganya juga tercoreng dengan makhluk yang namanya korupsi ini. Le...

Pembelajaran Tentang Iklan

Siswa kelas VI SD Kalam Kudus Pekanbaru mempelajari materi iklan atau pariwara. Para siswa terlihat antusias membuat bermacam iklan. Dari pantauan terlihat para siswa dalam pembuatan iklan dengan gambar dan gaya bahasa yang menarik. (erwin)

Perubahan yang Indah

(Oleh: Erwin Hartono) Sebuah proses perubahan selalu menjadi momok di manapun dan dalam situasi apapun. Terkadang perubahan membuat seseorang tersiksa. Perubahan juga membuat orang menderita. Ketika kita merasakan dan dimajakan oleh subsidi pemerintah, baik itu subsidi listrik maupun BBM kita merasa nyaman, karena harga belinya menjadi murah. Namun tanpa kita sadari subsidi tersebut membebani keuangan negara yang seharusnya bisa diperuntukkan untuk pembangunan. Ketika perubahan terjadi, di mana subsidi ditarik, rakyat banyak yang menjerit. Demikian jugalah bentuk perubahan yang terjadi di tempat kerja. Perubahan dibuat untuk meningkatkan kinerja, namun terkadang perubahan itu tidak disertai dengan konpensasi yang lain. Perubahan dilingkungan kerja juga terkadang terkesan otoriter. Terkadang pimpinan seenaknya membuat sebuah aturan kerja, tetapi dia sendiri melanggar aturan tersebut. Atau si pimpinan tidak ikut dalam perubahan itu. Atau bisa juga, si pimpinan hanya tahunya memerint...

Try Out Dinas Pendidikan Pekanbaru di SD Kalam Kudus

Suasana try out Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru di SD Kalam Kudus berlangsung dengan baik dan lancar. Peserta didik yang terdiri dari 110 terlihat sudah siap dalam menghadapi try out, Senin (26/3). Hari pertama TO mata pelajaran Bahasa Indonesia, hari kedua matematika dan hari ketiga IPA. Dari pantauan di ruang 2 dan ruang 5, para siswa mengerjakan soal-soal dengan serius bagaikan ujian sekolah standar nasional (UASBN) yang sebenarnya. Selama berlangsungnya TO, peserta didik mampu mengerjakannya dengan baik. Kepala SD Kalam Kudus, Erperida terlihat mengawasi ujian dari kelas ke kelas. Sambil memantau keadaan ujian, Erperida mengingatkan kepada pengawas untuk dapat mengawasi dengan sungguh-sungguh. Menurutnya ada beberapa soal yang tidak tercopy dan pihaknya akan membuat laporan untuk perbaikan ke depan. Guru diminta untuk bijaksana atas adanya soal yang tak tercopy dikertas soal siswa. "Soal-soal yang tidak tercopy ada berapa dan tolong bapak atau ibu membuat laporannya...

Gonta Ganti atau Memperkaya Kurikulum

(Penulis: Erwin Hartono) Pentingnya pendidikan sebagai sebuah konsep yang perlu ditanamkan pada anak-anak sejak usia dini. Mereka perlu diberitahu bahwa pendidikan bukan hanya berarti pengetahuan atau hanya mengenal buku dan tulisan atau hal-hal belajar dengan hafalan dan juga berhitung tetapi memegang makna yang jauh lebih dalam. Ini berarti membuka pikiran untuk mempelajari hal-hal baru dan mengejar pilihan yang berbeda. Bukan malah melirik ke hal yang lama atau itu-itu saja, sebab pendidikan itu sangat berkembang seirama dengan kemajuan zaman. Seorang tenaga pendidik dengan konsep hanya buku sebagai sumber pembelajaran atau pegangannya tentu sangat ketinggalan zaman. Pendidik tidak bisa lagi hanya menyampaikan materi dari satu sumber buku semata. Cakupan buku saja untuk dunia pendidikan saat ini sangatlah tidak memadai. Apalagi perkembangan cetakan buku sangat lamban dibandingkan dengan cakrawala ilmu yang semakin hari semakin laju berkembangnya. Mau tidak mau, peningkatan mutu gu...

Perayaan Cap Go Meh SKKK Dihadiri Ribuan Orang

Perayaan Cap Go Meh Sekolah Kristen Kalam Kudus (SKKK) Pekanbaru bertema "Ragam Budaya, Satu Indonesia" dihadiri ribuan orang, di halaman sekolah, Jumat (2/3). Perayaan Cap Go Meh yang dimulai pukul 17.00 WIB hingga pukul 21.00 WIB diisi berbagai acara mulai dari bazar, periksa darah, pentas seni, door prise dan pelepasan lampion terbang hingga kembang api yang menambah meriah acara ini. "Perayaan Cap Gomeh ini dimeriahkan murid-murid Tuhan. Walaupun kita berbeda-beda budaya tetapi satu dalam murid Tuhan, satu Indonesia," kata hamba Tuhan," Tedi. Sementara itu, Direktur Sekolah Kalam Kudus Pekanbaru, Hadi Widodo berterima kasih kepada orang tua murid yang berpartisipasi memeriahkan acara ini. "Terima kasih kepada sponsor dan terima kasih kepada seluruh siswa," kata Hadi. Kegiatan Cap Go Meh ini dihiasi berbagai tarian nusantara dari Sabang hingga Merauke. Anak-anak yang ambil bagian dalam mengisi acara begitu lincahnya menarikan beragam ta...

Kreativitas Mading

Memeriahkan Imlek dan Cap Go Meh tahun 2018, siswa kelas VIA2 SD Kalam Kudus Pekanbaru ikut mengisinya dengan menghias mading kelas. Karya kreativitas siswa ini perlu diapresiasi sebagai bentuk kreativitas dan penghargaan atas kehidupan bertoleransi dengan menghargai aneka budaya bangsa dan agama di tanah air Indonesia.

Nilai TO Persada 2018

Nilai TO 1 (Persada 1)   Kelas VIA1 T.P 2017/2018 No Nama B. Indo Mat IPA Jmlh Rata2 Rank Ket 1 ADELBERT SOTARDUGA M 8.60 3.75 6.00 18.35 6.12 14 TL 2 ANDREAS SALIM 8.00 4.75 6.00 18.75 6.25 13 L 3 ANTHONY STEVEN   8.20 8.00 6.75 22.95 7.65 2 L 4 AURELIA ZEFANYA   9.00 6.25 8.00 23.25 7.75 1 L 5 CARLENE NATHANIA   8.20 6.50 5.75 20.45 6.82 6 L 6 CESIA PERMATA ADINDA 7.60 4.00 4.00 15.60 5.20 21 TL 7 CHINTA PURNAMA 8.20 4.50 6.75 19.45 6.48 12 L 8 CHINTYA PURNAMA 7.80 5.75 4.50 18.05 6.02 15 L 9 ELSHADAY PUTRI S 7.80 5.50 6.50 19.80 6.60 10 L 10 EMERY 5.60 5.00 3.75 14.35 4.78 22 TL 11 EVANI AGNESIA LAIA 7.40 ...

Cerpen

Berebut dengan Tikus (Karya: Erwin Hartono) Lonceng jam berdent ang bersamaan dengan nyanyian burung hantu yang bersahutan. Sunyi, hening dan gelap malam yang semakin gulita. Aku terbangun dari mimpi. Ternyata sudah seharian aku tidur pada balai di sudut toko kecil milik pamanku yang hampir tutup. Kebetulan aku disuruh menjaga toko ini karena paman sedang pergi berlibur bersama keluarganya ke medan. Dari sudut toko ini aku melihat di luar sedang hujan rintik-rintik. Agaknya hujan ini sudah lama turunnya, sebab di depan toko ini air menggenang hampir menutup jalan aspal. Sejenak aku berdiam mengawasi ke seluruh deretan toko. Hanya sepi yang terlihat. Seakan hujan ini belum juga akan berhenti. Kuambil inisiatif untuk menutupnya. Sebab sebagian toko sudah tutup, pada hal baru saja pukul 18.30 WIB. Biasanya toko-toko di kawasan pasar ini tutupnya sekitar pukul 21.00 WIB. Ketika aku hendak menutup gerbang toko ini, tiba-tiba bola mataku melalak melihat ke sebuah emperan ...