September 2, 2026 Asal Usul Kecamatan Payung Sekaki, Pekanbaru (Cerpen Legenda, karya: Erwin Hartono) Badai di Sungai Siak tahun 1982. Sungai Siak mengamuk. Hujan turun tujuh hari tujuh malam tanpa henti. Di atas perahu kayu reyot, dua kakak beradik, Alvaro dan Alvari, terombang-ambing. Mereka bukan orang Pekanbaru. Mereka pedagang rempah dari Bengkalis yang hendak ke pasar induk. “Pegang erat, Vari!” teriak Alvaro. Petir menyambar. Ombak menghantam. Dalam sekejap, perahu mereka terbalik dan terseret arus deras ke arah barat daya kota. Saat fajar, Alvaro terbangun dengan tubuh penuh lumpur. Ia terdampar di tanah becek yang dipenuhi alang-alang tinggi dan air setinggi lutut. “Vari! Vari!” panggilnya panik. Dari kejauhan terdengar batuk lemah. Alvari terbaring di bawah pohon gelam (Pohon Kayu Putih), kakinya terkilir. Di sekeliling mereka hanya rawa, hutan lebat, dan suara burung hantu. Tahun 1980-an, kawasan ini memang belum bernama. Yang ada hanyalah hutan, parit-parit besar, dan...