Langsung ke konten utama

Try Out Dinas Pendidikan Pekanbaru di SD Kalam Kudus


Suasana try out Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru di SD Kalam Kudus berlangsung dengan baik dan lancar. Peserta didik yang terdiri dari 110 terlihat sudah siap dalam menghadapi try out, Senin (26/3). Hari pertama TO mata pelajaran Bahasa Indonesia, hari kedua matematika dan hari ketiga IPA.

Dari pantauan di ruang 2 dan ruang 5, para siswa mengerjakan soal-soal dengan serius bagaikan ujian sekolah standar nasional (UASBN) yang sebenarnya. Selama berlangsungnya TO, peserta didik mampu mengerjakannya dengan baik.

Kepala SD Kalam Kudus, Erperida terlihat mengawasi ujian dari kelas ke kelas. Sambil memantau keadaan ujian, Erperida mengingatkan kepada pengawas untuk dapat mengawasi dengan sungguh-sungguh.

Menurutnya ada beberapa soal yang tidak tercopy dan pihaknya akan membuat laporan untuk perbaikan ke depan. Guru diminta untuk bijaksana atas adanya soal yang tak tercopy dikertas soal siswa.

"Soal-soal yang tidak tercopy ada berapa dan tolong bapak atau ibu membuat laporannya biar nanti ini menjadi bahan perbaikan Kolompok Kerja Kepala Sekolah Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru," jelas Erperida.

Menurut Erperida, pihaknya sudah empat kali melangsungkan try out ini. Dan try out dinas ini merupakan try out kelima.

"Anak-anak kami sudah  terbiasa mengerjakan dan membahas soal-soal. Sebab di sekolah, selain menyediakan buku-buku gambaran soal-soal UASBN, sekolah juga melakukan les sore," tutup Erperida. ***

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Infografis Sekolahku Bersih

Infografis (Karya: Artika/kelas 6C)  

Kover Buku: Rahasia di Balik Pintu Ketiga

Karya: Adelia Rus Arumsar - Kls 5B SD Kalam Kudus Pekanbaru  

Cerita Rakyat Melayu Riau : Legenda Putri Tujuh

            Legenda Putri Tujuh sangat termahsyur di Dumai dan menjadi cerita rakyat melayu Riau. Legenda ini menceritakan tentang sebuah kerajaan bernama Seri Bunga Tanjung yang terdapat di Dumai. Kerajaan ini diperintah oleh seorang Ratu yang bernama Cik Sima. Ratu ini memiliki tujuh orang putri yang elok nan rupawan. Dari ketujuh putri tersebut, putri bungsulah yang paling cantik, namanya Mayang Sari.           Putri Mayang Sari memiliki keindahan tubuh yang sangat mempesona, kulitnya lembut bagai sutra, wajahnya elok berseri bagaikan bulan purnama, bibirnya merah bagai delima, alisnya bagai semut beriring, rambutnya yang panjang dan ikal terurai bagai mayang. Karena itu, sang Putri juga dikenal dengan sebutan Mayang Mengurai.           Seorang pangeran ternama bernama Empang Kuala terpikat dengan kecantikan Mayang Suri. Kemudian ia bermaksud melamar sang gadis. Namun tanpa diduga, pinangan...