Langsung ke konten utama

Sahabat Natal

(Karya: Erwin Hartono)

Lahir adalah awal kehidupan
Awal dari tangis dan tawa
Awal dari senyum dan marah
Awal dari suka dan duka
Awal dari perjalanan waktu
Awal dari pancaran jiwa
Awal dari derita dan bahagia

Hidup adalah sebuah penantian
Yang hendak dibawa ke mana
Hidup adalah sebuah cita-cita
Yang sudah jadi kodrat manusia
Hidup adalah sebuah harapan
Yang diarungi di badai rintangan

Penantian panjang sudah terlewati
Lewat penantian bayi Yesus
Buat segenap umat manusia
Sebab di sana ada harapan
Di sana ada kehidupan kekal

Terlewati berbagai cobaan
Dengan sahabat kita jadi bersama
Hidup sebagai sahabat
Ada rasa yang harus dibina
Bukan untuk dibinasakan
Apalagi dimusnahkan
Sahabat....sahabat....sahabat
Begitu rajutan persatuan
Dalam tubuh Kristus
Yang terlahir untuk selamatkan
Saya dan sahabat
Satukan rasa persahabatan 
Satukan rasa persaudaraan
Satukan rasaku dan rasamu
Di perayaan Natal 2019.

Pekanbaru, 29 Oktober 2019

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Infografis Sekolahku Bersih

Infografis (Karya: Artika/kelas 6C)  

Asal Usul Sungai Siak

          Pada zaman dahulu, di sekitar daerah Sungai Siak, terdapat banyak petani cabai yang sangat bergantung pada hasil panen cabai mereka. Namun, suatu musim, cabai gagal panen dan banyak yang membusuk. Para petani sangat kecewa dan tidak tahu apa yang harus dilakukan dengan cabai yang busuk itu. Dalam keputusasaan, mereka memutuskan untuk membuang cabai yang busuk itu ke dalam Sungai Siak. Hari demi hari, cabai yang busuk terus dibuang ke dalam sungai, membuat air sungai menjadi pedas dan berwarna kemerahan. Suatu hari, sekelompok orang Batak berlayar di Sungai Siak, mencari tempat untuk beristirahat dan mengisi persediaan air. Mereka merasa haus dan tidak ada air bersih di sekitar, sehingga mereka memutuskan untuk meminum air sungai. Saat mereka meminum air sungai, mereka langsung merasakan kepedasan yang sangat kuat. Mereka serentak mengatakan "Siak!" karena dalam bahasa Batak, "siak" berarti pedas. "Siak kali air sungai ini, bah. Berarti ini...

Kover Buku: Rahasia di Balik Pintu Ketiga

Karya: Adelia Rus Arumsar - Kls 5B SD Kalam Kudus Pekanbaru