Langsung ke konten utama

Natal yang Teduh

(Karya: Erwin Hartono)

Cahaya dari surga itu kini bersinar
Di hati mama papa
Di hati bapak ibu guru
Di hati kita semua

Cahaya dari surga itu bernama natal
Kita sambut bersuka ria
Kelahiran Sang Penebus dosa
Malaikat Tuhan yang turun ke bumi
Menitipkan anak manusia, Kristus Yesus

Cahaya dari surga itu kini bersinar
Di tempat ini kita rayakan
Lentara kehidupan, pembawa keselamatan
Natal yang teduh kedamaian.

(Pekanbaru, 26 November 2019)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Infografis Sekolahku Bersih

Infografis (Karya: Artika/kelas 6C)  

Kover Buku: Rahasia di Balik Pintu Ketiga

Karya: Adelia Rus Arumsar - Kls 5B SD Kalam Kudus Pekanbaru  

Cerita Rakyat Melayu Riau : Legenda Putri Tujuh

            Legenda Putri Tujuh sangat termahsyur di Dumai dan menjadi cerita rakyat melayu Riau. Legenda ini menceritakan tentang sebuah kerajaan bernama Seri Bunga Tanjung yang terdapat di Dumai. Kerajaan ini diperintah oleh seorang Ratu yang bernama Cik Sima. Ratu ini memiliki tujuh orang putri yang elok nan rupawan. Dari ketujuh putri tersebut, putri bungsulah yang paling cantik, namanya Mayang Sari.           Putri Mayang Sari memiliki keindahan tubuh yang sangat mempesona, kulitnya lembut bagai sutra, wajahnya elok berseri bagaikan bulan purnama, bibirnya merah bagai delima, alisnya bagai semut beriring, rambutnya yang panjang dan ikal terurai bagai mayang. Karena itu, sang Putri juga dikenal dengan sebutan Mayang Mengurai.           Seorang pangeran ternama bernama Empang Kuala terpikat dengan kecantikan Mayang Suri. Kemudian ia bermaksud melamar sang gadis. Namun tanpa diduga, pinangan...