Langsung ke konten utama

Si Kancil dan Buaya

  


Di sebuah sungai, hiduplah seekor kancil yang cerdas dan licik. Dia suka menipu dan memperdaya hewan-hewan lain di sekitar sungai. Suatu hari, dia bertemu dengan seekor buaya yang besar dan ganas.

Buaya itu ingin memakan kancil, tapi kancil tidak mau menjadi makanannya. Kancil berpikir sejenak dan kemudian berkata, "Buaya, aku tahu kamu ingin memakan aku, tapi aku tidak bisa menjadi makananmu sekarang. Aku memiliki sebuah ide yang lebih baik."

Buaya itu tertarik dan bertanya, "Apa idemu?" Kancil menjawab, "Aku akan memberimu uang yang banyak jika kamu membiarkan aku pergi."

Buaya itu sangat tertarik dan membiarkan kancil pergi. Kancil kemudian berlari ke hutan dan meninggalkan buaya yang tertipu. ***
Berbagai sumber/AI

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Infografis Sekolahku Bersih

Infografis (Karya: Artika/kelas 6C)  

Kover Buku: Rahasia di Balik Pintu Ketiga

Karya: Adelia Rus Arumsar - Kls 5B SD Kalam Kudus Pekanbaru  

Cerita Rakyat Melayu Riau : Legenda Putri Tujuh

            Legenda Putri Tujuh sangat termahsyur di Dumai dan menjadi cerita rakyat melayu Riau. Legenda ini menceritakan tentang sebuah kerajaan bernama Seri Bunga Tanjung yang terdapat di Dumai. Kerajaan ini diperintah oleh seorang Ratu yang bernama Cik Sima. Ratu ini memiliki tujuh orang putri yang elok nan rupawan. Dari ketujuh putri tersebut, putri bungsulah yang paling cantik, namanya Mayang Sari.           Putri Mayang Sari memiliki keindahan tubuh yang sangat mempesona, kulitnya lembut bagai sutra, wajahnya elok berseri bagaikan bulan purnama, bibirnya merah bagai delima, alisnya bagai semut beriring, rambutnya yang panjang dan ikal terurai bagai mayang. Karena itu, sang Putri juga dikenal dengan sebutan Mayang Mengurai.           Seorang pangeran ternama bernama Empang Kuala terpikat dengan kecantikan Mayang Suri. Kemudian ia bermaksud melamar sang gadis. Namun tanpa diduga, pinangan...