Langsung ke konten utama

Atas Nama Persatuan

(Karya: Erwin Hartono)

Musim berganti Oktober
detik, jam dan tanggal sampai hitungan 28
sebuah persatuan itu terucap
kita bagun dari perbedaan
suku, agama, dan bahasa
sebuah momentum Oktober
yang sudah 91 tahun diperingati
persatuan itu
persatuan yang terus dibina
haruskah kita rusak hanya demi sebuah kepentingan

Demi politik orang mengatasnamakan persatuan
demi jabatan eksekutif orang membawa nama persatuan
jubah persatuan terlalu gampangan dijual
banyak yang jadi pahlawan persatuan
di negara kesatuan Republik Indonesia
bahwa persatuan itu bukan untuk diucap
persatuan itu bukan hanya simbol
bukan patung atau monumen tanpa makna
persatuan itu menumental
puncak marwah bersama
atas nama persatuan dan kesatuan.


                Pekanbaru, 14 Oktober 2019

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Infografis Sekolahku Bersih

Infografis (Karya: Artika/kelas 6C)  

Puisi dan Parafrasa

Nelayan Nelayan setiap hari kau pergi Ke laut untuk mencari ikan Untuk memenuhi kebutuhan keluarga Walau ada badai dahsyat kau tak peduli. Bentuk Parafrase puisi ke prosa: Nelayan setiap hari pergi ke laut untuk mencari ikan tanpa kenal lelah. Dia melakukan untuk memenuhi kebutuhan keluarga di rumah yang selalu menanti dengan penuh kecemasan.Walau ada badai dahsyat yang menerpa, namun dia tetap tak peduli demi kelangsungan hidup sehari-hari. =================================== Tangisan Air mata Bunda Dalam Senyum kau sembunyikan letihmu Derita kala siang dan malam menimpamu tak sedetik pun menghentikan langkahmu Untuk bisa Memberi harapan baru bagiku Bentuk Parafrase puisi ke prosa: Ibu tetap tersenyum walaupun dalam kondisi letih. Meskipun bekerja keras ketika siang dan malam, tidak pernah sedetik saja ia menyerah. Untuk tetap bisa memberikan harapan baru bagi anaknya.

Kover Buku: Rahasia di Balik Pintu Ketiga

Karya: Adelia Rus Arumsar - Kls 5B SD Kalam Kudus Pekanbaru