Langsung ke konten utama

Anak Zaman Sumpah Pemuda

(Karya: Erwin Hartono)

Desing semangat sumpah pemuda itu
kembali kita peringati
dengan aksara tanpa kata

Di sana, kuukir senja untuk republik ini
kuberi pelangi pada cakrawalanya
dengan bulan dan bintang mengihiasi
sambil kuselipkan kertas perdamaian
walau dalam mimpiku
perjuangan itu belum tuntas

Siapakah lagi yang akan melukisnya
sesuai keindahan hati masing-masing
siapakah lagi yang memahatkannya
di sanubari anak bangsa

Pemuda yang dulu tegar
memperjuangkan persatuan ini
tak membuat rakitan malapetaka
dikeheningan bungkusan perdamaian
dalam sukacita kita menyatukan aksara
yang kerap disalahtafsirkan
sebab sumpah pemuda itu
masih tetap berkumandang saat ini
walau perbedaan itu
kerap berubah warna
jangan jadi perpecahan
pemuda adalah pemersatu
ujung tombak persatuan.
           
            Pekanbaru, 14 Oktober 2019

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Infografis Sekolahku Bersih

Infografis (Karya: Artika/kelas 6C)  

Kover Buku: Rahasia di Balik Pintu Ketiga

Karya: Adelia Rus Arumsar - Kls 5B SD Kalam Kudus Pekanbaru  

Cerita Rakyat Melayu Riau : Legenda Putri Tujuh

            Legenda Putri Tujuh sangat termahsyur di Dumai dan menjadi cerita rakyat melayu Riau. Legenda ini menceritakan tentang sebuah kerajaan bernama Seri Bunga Tanjung yang terdapat di Dumai. Kerajaan ini diperintah oleh seorang Ratu yang bernama Cik Sima. Ratu ini memiliki tujuh orang putri yang elok nan rupawan. Dari ketujuh putri tersebut, putri bungsulah yang paling cantik, namanya Mayang Sari.           Putri Mayang Sari memiliki keindahan tubuh yang sangat mempesona, kulitnya lembut bagai sutra, wajahnya elok berseri bagaikan bulan purnama, bibirnya merah bagai delima, alisnya bagai semut beriring, rambutnya yang panjang dan ikal terurai bagai mayang. Karena itu, sang Putri juga dikenal dengan sebutan Mayang Mengurai.           Seorang pangeran ternama bernama Empang Kuala terpikat dengan kecantikan Mayang Suri. Kemudian ia bermaksud melamar sang gadis. Namun tanpa diduga, pinangan...