Langsung ke konten utama

'Syuting Film Syuting'

(Erwin Hartono)

Ketika corong kamera itu menghujam tubuh
Menyorot sinar lampu dan aksesoris
Banyak rasa terurai
Ditambah sang sutradara berdiri
Hilir mudik bersama produser
Hantaman grogi dan demam panggung
Mulai mengalir di darah
Hingga jantung yang berdebar kencang
Seperti hendak meninggalkan raga
Corong kamera itu
Telah banyak hasilkan estetika
Ceritakan perjalanan hidup
Berbagai kisah
Lahir dari bidikkannya.

                                                         Pekanbaru, akhir Agustus 2018







Komentar

Postingan populer dari blog ini

Infografis Sekolahku Bersih

Infografis (Karya: Artika/kelas 6C)  

Asal Usul Sungai Siak

          Pada zaman dahulu, di sekitar daerah Sungai Siak, terdapat banyak petani cabai yang sangat bergantung pada hasil panen cabai mereka. Namun, suatu musim, cabai gagal panen dan banyak yang membusuk. Para petani sangat kecewa dan tidak tahu apa yang harus dilakukan dengan cabai yang busuk itu. Dalam keputusasaan, mereka memutuskan untuk membuang cabai yang busuk itu ke dalam Sungai Siak. Hari demi hari, cabai yang busuk terus dibuang ke dalam sungai, membuat air sungai menjadi pedas dan berwarna kemerahan. Suatu hari, sekelompok orang Batak berlayar di Sungai Siak, mencari tempat untuk beristirahat dan mengisi persediaan air. Mereka merasa haus dan tidak ada air bersih di sekitar, sehingga mereka memutuskan untuk meminum air sungai. Saat mereka meminum air sungai, mereka langsung merasakan kepedasan yang sangat kuat. Mereka serentak mengatakan "Siak!" karena dalam bahasa Batak, "siak" berarti pedas. "Siak kali air sungai ini, bah. Berarti ini...

Kover Buku: Rahasia di Balik Pintu Ketiga

Karya: Adelia Rus Arumsar - Kls 5B SD Kalam Kudus Pekanbaru