Langsung ke konten utama

Natal di Tengah Corona

(Karya: Erwin Hartono)


 

Berderai waktu menapaki hidup
genapi nubuatan para nabi
untuk kelangsungan dunia
berwujud seorang manusia
di tengah kesunyian malam
hanya diterangi bintang timur
bayi munggil harus terlahir
lewat rahim tanpa dosa, tanpa cela
 
Hari ini, dua ribu tahun lebih
penyelamatan terus terjadi
walau di tengah badai covid-19
walau kesunyian selimuti hari kelahiran
tak seramai pesta kelahiran tahun lalu
walau setiap gereja terjadi pembatasan
tak jadi penghalang
tak jadi pembatas
sebab Yesus lahir untuk setiap kita
 
Hari ini, ketika dunia berduka
hampir setahun berwabah
dalam dekap virus corona
namun bukan akhir
sebab akan lahir penyelamat manusia
di setiap hati kita
 
Biarlah pembatasan terjadi
biarlah jagak jarak terjadi
biarlah tak berjabat tangan
biarlah tak berkunjung
bukan membatalkan kemuliaan kelahiran
bukan menghilangkan kekhusukan perayaan
sebab Yesus lahir dalam kesunyian
 
Hari ini
kabar sukacita dibawakan
untuk selamatkan kita dari dosa
untuk selamatkan kita dari corona
sebab kebaikan akan ditebar
lewat disiplin diri
patuhi protokol kesehatan
selamat natal 25 Desember 2020.
 
                   Pekanbaru, 11 Desember 2020


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Infografis Sekolahku Bersih

Infografis (Karya: Artika/kelas 6C)  

Puisi dan Parafrasa

Nelayan Nelayan setiap hari kau pergi Ke laut untuk mencari ikan Untuk memenuhi kebutuhan keluarga Walau ada badai dahsyat kau tak peduli. Bentuk Parafrase puisi ke prosa: Nelayan setiap hari pergi ke laut untuk mencari ikan tanpa kenal lelah. Dia melakukan untuk memenuhi kebutuhan keluarga di rumah yang selalu menanti dengan penuh kecemasan.Walau ada badai dahsyat yang menerpa, namun dia tetap tak peduli demi kelangsungan hidup sehari-hari. =================================== Tangisan Air mata Bunda Dalam Senyum kau sembunyikan letihmu Derita kala siang dan malam menimpamu tak sedetik pun menghentikan langkahmu Untuk bisa Memberi harapan baru bagiku Bentuk Parafrase puisi ke prosa: Ibu tetap tersenyum walaupun dalam kondisi letih. Meskipun bekerja keras ketika siang dan malam, tidak pernah sedetik saja ia menyerah. Untuk tetap bisa memberikan harapan baru bagi anaknya.

Kover Buku: Rahasia di Balik Pintu Ketiga

Karya: Adelia Rus Arumsar - Kls 5B SD Kalam Kudus Pekanbaru