Langsung ke konten utama

Labirin Kemerdekaan di Tengah Asap

(Karya: Erwin Hartono)

74 tahun usia kemerdekaan
lentera kemakmuran masih sekedar retorika
yang padam ketika usai pesta
hiruk pikuk politik
mempertaruhkan paru-paru
yang terbiasa menerima asupan asap
bukti merdeka kalian
ciptakan negeri labirin di tengah asap

74 tahun kemerdekaan
dalam imajinasi di novel-novel
cerpen-cerpen dan puisi
jangan kalian sebut kreativitas
membentuk negeri dari asap
mengalir keseluruh isi paru-paru
tragedi yang kalian ciptakan
labirin kemerdekaan di tengah asap

74 tahun kemerdekaan
membawa alam maut
atas kepentingan ekonomi kalian
biarkan kami berselimut asap
karena kalian telah anggap kami
hanya sebagai ikan asap
yang berenang di labirin kemerdekaan.

Pekanbaru, 18 Agustus 2019

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Infografis Sekolahku Bersih

Infografis (Karya: Artika/kelas 6C)  

Puisi dan Parafrasa

Nelayan Nelayan setiap hari kau pergi Ke laut untuk mencari ikan Untuk memenuhi kebutuhan keluarga Walau ada badai dahsyat kau tak peduli. Bentuk Parafrase puisi ke prosa: Nelayan setiap hari pergi ke laut untuk mencari ikan tanpa kenal lelah. Dia melakukan untuk memenuhi kebutuhan keluarga di rumah yang selalu menanti dengan penuh kecemasan.Walau ada badai dahsyat yang menerpa, namun dia tetap tak peduli demi kelangsungan hidup sehari-hari. =================================== Tangisan Air mata Bunda Dalam Senyum kau sembunyikan letihmu Derita kala siang dan malam menimpamu tak sedetik pun menghentikan langkahmu Untuk bisa Memberi harapan baru bagiku Bentuk Parafrase puisi ke prosa: Ibu tetap tersenyum walaupun dalam kondisi letih. Meskipun bekerja keras ketika siang dan malam, tidak pernah sedetik saja ia menyerah. Untuk tetap bisa memberikan harapan baru bagi anaknya.

Kover Buku: Rahasia di Balik Pintu Ketiga

Karya: Adelia Rus Arumsar - Kls 5B SD Kalam Kudus Pekanbaru