Langsung ke konten utama

SD Kalam Kudus Pekanbaru TO Perdana


Pekanbaru - SD Kalam Kudus Pekanbaru melakukan Try Out (TO) perdana yang dimulai, Senin (15/1) hingga Rabu (17/1). TO Hari pertama Bahasa Indonesia, hari kedua Matematika dan hari ketiga IPA.

Hari ketiga TO di SD Kalam Kudus berlangsung dengan baik. Ada beberapa siswa yang tidak bisa mengikuti TO karena sakit.

Kegiatan TO ini merupakan salah satu kegiatan uji coba. Siswa-siswa diuji coba seperti menghadapi ujian sekolah utama sesungguhnya. Sehingga diharapkan pada ujian  sesungguhnya siswa lebih memiliki pengalaman dalam memahami soal dan mengisinya.

Menurut salah seorang guru SD Kalam Kudus yang mengawas kegiatan TO, Erwin Hartono, bahwa kegiatan TO ini sangat berguna di dalam melatih siswa menjawab soal-soal ujian sekolah utama. Di sini siswa dibiasakan untuk menggunakan lembar jawaban komputer (LJK). Akhirnya siswa akan terbiasa menggunakan kertas LJK.

"Siswa menjadi terbiasa menjawab soal di LJK. Selain itu juga, untuk melatih mental siswa menghadapi soal UAS Utama sesunggunya," jelas Erwin.

Dari pantauan di  kelas VIA2, terlihat para siswa dengan antusias mengerjakan soal-soal. Suasana kelas terlihat hening seperti kegiatan UAS Utama sesungguhnya. Para siswa kelas VIA2 juga serius di dalam menjawab soal-soal IPA di hari ketika. ***

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Infografis Sekolahku Bersih

Infografis (Karya: Artika/kelas 6C)  

Asal Usul Sungai Siak

          Pada zaman dahulu, di sekitar daerah Sungai Siak, terdapat banyak petani cabai yang sangat bergantung pada hasil panen cabai mereka. Namun, suatu musim, cabai gagal panen dan banyak yang membusuk. Para petani sangat kecewa dan tidak tahu apa yang harus dilakukan dengan cabai yang busuk itu. Dalam keputusasaan, mereka memutuskan untuk membuang cabai yang busuk itu ke dalam Sungai Siak. Hari demi hari, cabai yang busuk terus dibuang ke dalam sungai, membuat air sungai menjadi pedas dan berwarna kemerahan. Suatu hari, sekelompok orang Batak berlayar di Sungai Siak, mencari tempat untuk beristirahat dan mengisi persediaan air. Mereka merasa haus dan tidak ada air bersih di sekitar, sehingga mereka memutuskan untuk meminum air sungai. Saat mereka meminum air sungai, mereka langsung merasakan kepedasan yang sangat kuat. Mereka serentak mengatakan "Siak!" karena dalam bahasa Batak, "siak" berarti pedas. "Siak kali air sungai ini, bah. Berarti ini...

Kover Buku: Rahasia di Balik Pintu Ketiga

Karya: Adelia Rus Arumsar - Kls 5B SD Kalam Kudus Pekanbaru