Langsung ke konten utama

Tujuh Saudara yang Suka Berselisih

 (Karya: Kak Nurul Ihsan)

Ada seorang petani yang memiliki 7 putra. Mereka sering bertengkar setiap hari. Suatu hari petani merasa bosan dengan kebiasaan ketujuh putranya itu.

Lalu, ia mengumpulkan mereka. Kemudian petani mengambil tujuh batang lidi kecil dan mengikatnya menjadi satu. "Coba kalian patahkan tujuh batang ini!" suruh petani pada ketujuh putranya.

Namun, tak ada satu pun putranya yang bisa mematahkan ikatan bambu itu.

Petani kemudian memberikan sebatang lidi pada masing-masing putranya. Maka dengan mudah ketujuh putranya bisa mematahkan sebatang lidi itu.

"Jika kalian bersatu, maka kalian akan kuat. Tapi jika kalian bercerai-berai karena sering berselisih, maka kalian akan lemah dan mudah dikalahkan lawan," nasehat Petani kepada ketujuh putranya. (net)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Infografis Sekolahku Bersih

Infografis (Karya: Artika/kelas 6C)  

Kover Buku: Rahasia di Balik Pintu Ketiga

Karya: Adelia Rus Arumsar - Kls 5B SD Kalam Kudus Pekanbaru  

Cerita Rakyat Melayu Riau : Legenda Putri Tujuh

            Legenda Putri Tujuh sangat termahsyur di Dumai dan menjadi cerita rakyat melayu Riau. Legenda ini menceritakan tentang sebuah kerajaan bernama Seri Bunga Tanjung yang terdapat di Dumai. Kerajaan ini diperintah oleh seorang Ratu yang bernama Cik Sima. Ratu ini memiliki tujuh orang putri yang elok nan rupawan. Dari ketujuh putri tersebut, putri bungsulah yang paling cantik, namanya Mayang Sari.           Putri Mayang Sari memiliki keindahan tubuh yang sangat mempesona, kulitnya lembut bagai sutra, wajahnya elok berseri bagaikan bulan purnama, bibirnya merah bagai delima, alisnya bagai semut beriring, rambutnya yang panjang dan ikal terurai bagai mayang. Karena itu, sang Putri juga dikenal dengan sebutan Mayang Mengurai.           Seorang pangeran ternama bernama Empang Kuala terpikat dengan kecantikan Mayang Suri. Kemudian ia bermaksud melamar sang gadis. Namun tanpa diduga, pinangan...