Langsung ke konten utama

Teks Pidato Persuasif

 Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Selamat pagi dan salam sejahtera untuk kita semua.

Yang terhormat guru dan teman-temanku.

Pertama-tama, marilah kita bersyukur atas nikmat sehat dan kesempatan yang diberikan oleh Tuhan sehingga kita bisa berkumpul di sini. Pada kesempatan ini, saya ingin mengajak kita untuk membahas tentang masalah lingkungan, khususnya mengenai kebiasaan membuang sampah sembarangan.

Temanku sekalian, mungkin di antara kita masih ada yang sering kali membuang sampah sembarangan. Padahal, kebiasaan buruk ini dapat menyebabkan banyak dampak negatif bagi lingkungan, seperti banjir, pencemaran air dan tanah, serta kerusakan habitat satwa liar. Belum lagi, kondisi lingkungan yang kotor dapat memicu timbulnya berbagai penyakit yang berbahaya bagi kesehatan manusia.

Oleh karena itu, saya mengajak kita semua untuk mengubah kebiasaan buruk ini. Mulailah dengan mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dan membawa tas belanja sendiri ke toko.

Jangan pula membuang sampah sembarangan, terutama di area yang tidak tersedia tempat sampah. Kita juga bisa memisahkan sampah organik dan anorganik agar lebih mudah didaur ulang.

Temanku sekalian, menjaga lingkungan bersih dan sehat bukanlah tanggung jawab satu orang saja, tetapi merupakan tanggung jawab kita semua.

Mari kita berkomitmen untuk memulai dari diri sendiri dan mengajak orang lain untuk melakukan hal yang sama. Kita harus menyadari bahwa upaya kecil yang kita lakukan dapat memberikan dampak besar bagi lingkungan dan kehidupan kita di masa depan.

Demikianlah pidato dari saya mengenai pentingnya membuang sampah pada tempatnya. Semoga apa yang telah saya sampaikan dapat bermanfaat dan memotivasi kita untuk melakukan perubahan yang lebih baik untuk lingkungan. Terima kasih atas perhatiannya.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh/selamat pagi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Infografis Sekolahku Bersih

Infografis (Karya: Artika/kelas 6C)  

Kover Buku: Rahasia di Balik Pintu Ketiga

Karya: Adelia Rus Arumsar - Kls 5B SD Kalam Kudus Pekanbaru  

Cerita Rakyat Melayu Riau : Legenda Putri Tujuh

            Legenda Putri Tujuh sangat termahsyur di Dumai dan menjadi cerita rakyat melayu Riau. Legenda ini menceritakan tentang sebuah kerajaan bernama Seri Bunga Tanjung yang terdapat di Dumai. Kerajaan ini diperintah oleh seorang Ratu yang bernama Cik Sima. Ratu ini memiliki tujuh orang putri yang elok nan rupawan. Dari ketujuh putri tersebut, putri bungsulah yang paling cantik, namanya Mayang Sari.           Putri Mayang Sari memiliki keindahan tubuh yang sangat mempesona, kulitnya lembut bagai sutra, wajahnya elok berseri bagaikan bulan purnama, bibirnya merah bagai delima, alisnya bagai semut beriring, rambutnya yang panjang dan ikal terurai bagai mayang. Karena itu, sang Putri juga dikenal dengan sebutan Mayang Mengurai.           Seorang pangeran ternama bernama Empang Kuala terpikat dengan kecantikan Mayang Suri. Kemudian ia bermaksud melamar sang gadis. Namun tanpa diduga, pinangan...