Langsung ke konten utama

Simponi Waktu


(Karya: Erwin Hartono)

Ketika mentari menyapa isi bumi
Lewat pagi hari simponi waktu berbunyi
Pengingat masa dalam memori
Untuk dikenang sebagai koreksi diri
                Simponi waktu itu 1975
                Terlahir dalam kelemahan
                Untuk menetap dalam dekapan dunia
                Penuh melodi untuk dilewati
                                Simponi waktu kini 2019
                                Batang usia semakin bertambah
                                Untuk melanjutkan alunan melodi
                                Yang semakin berlika-liku
                                Dalam dekapan simponi waktu.

Pekanbaru, 4 Desember 2019

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Infografis Sekolahku Bersih

Infografis (Karya: Artika/kelas 6C)  

Puisi dan Parafrasa

Nelayan Nelayan setiap hari kau pergi Ke laut untuk mencari ikan Untuk memenuhi kebutuhan keluarga Walau ada badai dahsyat kau tak peduli. Bentuk Parafrase puisi ke prosa: Nelayan setiap hari pergi ke laut untuk mencari ikan tanpa kenal lelah. Dia melakukan untuk memenuhi kebutuhan keluarga di rumah yang selalu menanti dengan penuh kecemasan.Walau ada badai dahsyat yang menerpa, namun dia tetap tak peduli demi kelangsungan hidup sehari-hari. =================================== Tangisan Air mata Bunda Dalam Senyum kau sembunyikan letihmu Derita kala siang dan malam menimpamu tak sedetik pun menghentikan langkahmu Untuk bisa Memberi harapan baru bagiku Bentuk Parafrase puisi ke prosa: Ibu tetap tersenyum walaupun dalam kondisi letih. Meskipun bekerja keras ketika siang dan malam, tidak pernah sedetik saja ia menyerah. Untuk tetap bisa memberikan harapan baru bagi anaknya.

Kover Buku: Rahasia di Balik Pintu Ketiga

Karya: Adelia Rus Arumsar - Kls 5B SD Kalam Kudus Pekanbaru