Langsung ke konten utama

Bermimpi Jadi Pemimpin Negeri

(di rumah puisi Taufik Ismail/Fadli Zon)
(Karya: Erwin Hartono)

Hari yang  telah mempermalu diri
lewati hari-hari terus berselisih
membenam segala waktu yang berganti
harus berhenti
menelanjangi diri
dari wajah-wajah ngeri
dari masa lalu hingga hinggap di masa kini
dinilai-nilai
masih terlalu dini
untuk unjuk gigi
menggergaji hari
lewat mimpi-mimpi
jadi pemimpin negeri
yang tak pernah tercapai
jadi wakil pun tak tergapai-gapai
yang tak pernah jadi-jadi
tapi hati
masih terus lunglai
menatap impian jadi pemimpin negeri
haruskah kegagalan berbicara demi
demi kamu dan demi kami
mengatasnamakan kemakmuran lewati ketamakan
mengatasnamakan keadilan
walau berbagi-bagi dengan kroni
mengatasnamakan kesejahteraan
namun tanah negeri jadi milik sendiri
rakyat tanpa dibagi
inilah telanjang diri
di Indonesia abad ini
telah mempermalu diri
yang tak malu-malu.
                                                                                         Pekanbaru, 19 Februari 2019

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Infografis Sekolahku Bersih

Infografis (Karya: Artika/kelas 6C)  

Kover Buku: Rahasia di Balik Pintu Ketiga

Karya: Adelia Rus Arumsar - Kls 5B SD Kalam Kudus Pekanbaru  

Cerita Rakyat Melayu Riau : Legenda Putri Tujuh

            Legenda Putri Tujuh sangat termahsyur di Dumai dan menjadi cerita rakyat melayu Riau. Legenda ini menceritakan tentang sebuah kerajaan bernama Seri Bunga Tanjung yang terdapat di Dumai. Kerajaan ini diperintah oleh seorang Ratu yang bernama Cik Sima. Ratu ini memiliki tujuh orang putri yang elok nan rupawan. Dari ketujuh putri tersebut, putri bungsulah yang paling cantik, namanya Mayang Sari.           Putri Mayang Sari memiliki keindahan tubuh yang sangat mempesona, kulitnya lembut bagai sutra, wajahnya elok berseri bagaikan bulan purnama, bibirnya merah bagai delima, alisnya bagai semut beriring, rambutnya yang panjang dan ikal terurai bagai mayang. Karena itu, sang Putri juga dikenal dengan sebutan Mayang Mengurai.           Seorang pangeran ternama bernama Empang Kuala terpikat dengan kecantikan Mayang Suri. Kemudian ia bermaksud melamar sang gadis. Namun tanpa diduga, pinangan...