Langsung ke konten utama

Kebahagiaan Natal


(Karya: Erwin Hartono)



Natal telah tiba
Lonceng gereja berbunyi bertautan
Natal telah menjadi puisi alam raya
Hiruk-pikuk perayaan Natal
Menghiasi ruang hati manusia
Gegap gempita sambut kelahiran Sang Penebus
Anak yang terlahir di kandang domba
Tempat yang hina dina
Kini dirayakan di mall dan hotel berbintang
          Sang Bayi Penebus umat bumi
          Dalam dekapan Bunda terkasih
          Ilalang, palungan dan seisi kandang
          Adalah saksi bisu yang teduh
          Untuk berlutut dan bersimpuh dalam syukur
O…………
Natal, kebahagiaan semua bangsa
Seluruh alam raya meriahkan kelahiran-Nya
O…………
Natal, kegembiraan semua bangsa
Seisi bumi boleh rayakan kelahiran-Nya
Sama ketika kita merayakan ulang tahun teman-teman
Tidak ada yang melarang
O…………
Munafiklah mereka yang melarang
Apalagi menghalang-halangi perayaan kelahiran manusia
Karena itu jangan gaduh
Bumi kita telah ditebus
O…..
Kini tiba saatnya
Kita lihat kebesarannya
Teng………teng….
Teng………teng….
Teng………teng….
            Bunyi lonceng berdentang
            Berkumandang di malam sunyi
           Membangunkan kita untuk sambut
Kelahiran kristus di sini dan saat ini.

Pekanbaru, 11 Desember 2018



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Infografis Sekolahku Bersih

Infografis (Karya: Artika/kelas 6C)  

Puisi dan Parafrasa

Nelayan Nelayan setiap hari kau pergi Ke laut untuk mencari ikan Untuk memenuhi kebutuhan keluarga Walau ada badai dahsyat kau tak peduli. Bentuk Parafrase puisi ke prosa: Nelayan setiap hari pergi ke laut untuk mencari ikan tanpa kenal lelah. Dia melakukan untuk memenuhi kebutuhan keluarga di rumah yang selalu menanti dengan penuh kecemasan.Walau ada badai dahsyat yang menerpa, namun dia tetap tak peduli demi kelangsungan hidup sehari-hari. =================================== Tangisan Air mata Bunda Dalam Senyum kau sembunyikan letihmu Derita kala siang dan malam menimpamu tak sedetik pun menghentikan langkahmu Untuk bisa Memberi harapan baru bagiku Bentuk Parafrase puisi ke prosa: Ibu tetap tersenyum walaupun dalam kondisi letih. Meskipun bekerja keras ketika siang dan malam, tidak pernah sedetik saja ia menyerah. Untuk tetap bisa memberikan harapan baru bagi anaknya.

Kover Buku: Rahasia di Balik Pintu Ketiga

Karya: Adelia Rus Arumsar - Kls 5B SD Kalam Kudus Pekanbaru